Mata kuliah Design Thinking membekali mahasiswa dengan pola pikir dan keterampilan dasar untuk memahami masalah dari perspektif pengguna, merumuskan kebutuhan, menghasilkan ide, serta mengembangkan dan menguji konsep solusi inovatif secara iteratif. Pembelajaran menggunakan pendekatan human-centered design dengan mode Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test. Mahasiswa mengerjakan satu proyek desain secara bertahap dengan konteks permasalahan organisasi, masyarakat, layanan digital, atau sistem informasi. Selain kreativitas dan teknologi, pembelajaran menekankan kolaborasi, etika, tanggung jawab sosial, inklusivitas, dan keberlanjutan.